Menyusun
Sinopsis kreasi Tari Kelompok, Tari Tunggal & Tari
Nonetnik
Sebuah sinopsis tari baik tunggal
maupun kelompok, sebenarnya adalah menggambarkan sebuah kejadian yang ingin
disampaikan melalui tarian tersebut. Jika tari kelompok menggambarkan sebuah
perasaan ketika peristiwa terjadi, atau menggambarkan cuplikan cerita atau tema
tertentu, maka pada tari tunggal jelas diminta untuk memberikan gambaran
tentang tokoh tarian yang sedang dibawakan.
Bacalah ilustrasi cerita dan
sinopsis berikut ini:
Seorang wanita bernama Dewi
Anjasmara sedang menyamar menjadi laki-laki. Ia mencari kekasihnya,
Damarwulan, yang sedang berperang membela negaranya tercinta.
Sinopsis untuk cerita tersebut dapat disusun
dengan uraian sebagai berikut:
“Karena kecintaannya terhadap sang kekasih,
seorang wanita menjelma menjadi seorang laki-laki, hingga keinginannya tercapai.“
Saat pertama kali Anda datang ke sebuah
tempat yang baru, apa yang ingin segera Anda ketahui? Anda mungkin akan
bertanya-tanya. Tempat apa ini? Apa fungsinya? Siapa saja yang
menggunakannya? Berbagai pertanyaan lain yang menyiratkan rasa ingin tahu
pasti ada dalam benak Anda. Untuk dapat memberikan penjelasan tentang
‘tempat‘ tersebut, Anda akan bertanya kepada seseorang yang menjadi pemilik
tempat, atau penjaganya, atau Anda harus berkeliling sendiri menemukan
jawaban dari keadaan di sekitarnya.
Sinopsis merupakan istilah yang sering
digunakan untuk memberikan gambaran sebuah tarian; bercerita tentang apa, siapa,
pesan apa yang ingin disampaikan. Biasanya kalimatdisusun dengan kata-kata yang
bermakna, padat, isinya langsung menunjukkan isi, dengan rangkaian kata
yang puitis. Demikian itu agar penonton mengetahui garis besar gambaran sajian
tarinya dan menangkap secara ekspresif karyanya. Berikut ini contoh sinopsis tari
kelompok.
Judul tari : Tari Katumbiri
Pencipta tari : Iyus Rusliana
Genre tari : Kreasi karya individu
Bentuk tari : Tari kelompok
Karakter tari : Lincah
Sinopsis : Menggambarkan para bidadari yang
turun ke Bumi melalui jembatan berwarna pelangi (katumbiri). Pelangi
disimbolisasikan dengan warna-warni kostum para penarinya. Para bidadari
dari Kahyangan bermain dan bercanda penuh kegembiraan.
Sinopsis
Tari Nonetnik
Gagasan utamanya adalah menyampaikan
perasaan dan keinginan dari sang koreografer, tanpa perlu menyebutkan karakter
tarian karena bukan menggambarkan sosok tokoh secara utuh. Bisa saja mengangkat sifat atau kebiasaan tokoh, atau
kejadian yang menimpa seseorang sehingga menimbulkan trauma pada hidupnya.
Dalam hal ini, yang digambarkan pada tari hanya ide memunculkan perasaan trauma
seseorang, kesedihannya, ketakutannya, perasaan dendamnya, atau perasaan lain
yang berkecamuk di dalam jiwanya. Semua jenis, bentuk, genre tarian mengacu
kepada disiplin ilmu yang sama. Beragamnya tarian di Indonesia merupakan kekayaan
yang patut dipertahankan dan dibanggakan keberadaannya. Hal tersebut
menunjukkan identitas bangsa, terutamaoleh generasi muda. Generasi muda adalah
tulang punggung bangsa. Hal itu dapat diwujudkan apabila generasi muda
seperti Anda memiliki fondasi kuat dengan memiliki wawasan yang baik,
ilmu yang bermanfaat, dan memiliki nurani.
Perhatikan
contoh sinopsis tari nonetnik berikut ini.
- Tari
Nonetnik bertema literer
Judul
: Yudistira adu dadu
Sinopsis
: Darah ... karena nafsu membutakan hati, meski negara harus
menjadi pertaruhan demi keserakahan, manusia lupa diri bertaruh mempertahankan
ketidakpastian.
- Tari
Nonetnik bertema Nonliterer
Judul
: Simbiosis
Sinopsis
: Kamu ada ... aku tak ada. Aku tak ada …. Kamu tak ada pula,
boleh jika itu maumu, tapi tidak buatku. Kita sama-sama ada … untuk kita.
Pahami
perbedaan sinopsis tari nonetnik yang bertema literer dan tema nonliterer
itu. Selanjutnya, Anda dapat mengikuti langkah-langkah pemahaman penyusunan
sinopsis dengan semakin banyak berlatih membuat sinopsis. Bisa dimulai
dengan membuat sinopsis untuk sebuah lagu, atau sebuah kegiatan seni, baru
kemudian cobalah lebih spesifik pada tari-tari yang Anda kenal di daerah
Anda sendiri.
Sinopsis Kreasi Tari Tunggal
dan Kelompok
Sebuah sinopsis tari baik tunggal
maupun kelompok, sebenarnya adalah menggambarkan sebuah kejadian yang ingin
disampaikan melalui tarian tersebut. Jika tari kelompok menggambarkan sebuah
perasaan ketika peristiwa terjadi, atau menggambarkan cuplikan cerita atau tema
tertentu, maka pada tari tunggal jelas diminta untuk memberikan gambaran
tentang tokoh tarian yang sedang dibawakan.
Bacalah ilustrasi cerita dan sinopsis
berikut ini:
Seorang wanita bernama Dewi Anjasmara sedang
menyamar menjadi laki-laki. Ia mencari kekasihnya, Damarwulan, yang sedang
berperang membela negaranya tercinta.
Sinopsis untuk cerita tersebut dapat
disusun dengan uraian sebagai berikut:
“Karena kecintaannya terhadap sang kekasih,
seorang wanita menjelma menjadi seorang laki-laki, hingga keinginannya tercapai.“
========================================================================
TUGAS : BUATLAH SINOPSIS TARI TUNGGAL ATAUPUN KELOMPOK TARI TRADISIONAL NUSANTARA...
DARI FORMAT BERIKUT :
sinopsis tari kelompok :
Judul tari :
Pencipta tari :
Genre tari :
Bentuk tari :
Karakter tari :
Sinopsis :
========================================================================